Minggu, 07 Desember 2014


Rica leyona unbreakable spirit

Rica Leyona atau yang lebih dikenal sebagai Rica JKT48 merupakan salah seorang member Idol Group nomor satu Indonesia, JKT48. JKT48 sendiri merupakan Idol Group Indonesia yang berangotakan puluhan gadis berbakat yang berdiri sejak akhir 2011. Rica lolos menjadi bagian dari Idol Group dibawah asuhan Yasushi Akimoto ini sebagai anggota generasi pertama JKT48 yang kemudian menjadi cikal bakal dari Team J. Gadis cantik penggemar spongebob yang gemar makan nasi goreng ini lolos dalam audisi final yang dinilai langsung oleh sang total produser sendiri. Dalam audisi final tersebut, Rica yang merupakan sulung dari tiga bersaudara itu mengenakan nomer audisi 38. Bersama JKT48, Rica tidak hanya bernyanyi dan tampil di televisi, tetapi juga terlibat dalam sejumlah kegiatan lain seperti variety show, handshake event, tour concert dn lain sebagainya. Rica bersama JKT48 juga tampil secara reguler dalam pertunjukan theater JKT48 yang digelar hampir setiap hari di theater ekslusif mereka di Floor4 FX Mall Jakarta.
BIODATA RICA LEYONA

• Nama Lengkap : Rica Leyona (リカ・レヨナ)
• Nama Panggilan / Julukan : Rica, Ryo, Rica-chin
• Tanggal Lahir : 19 Agustus 1991
• Generasi : Generasi Ke 1 JKT48
• Team : Team J
• Debut di Jepang : 23 Maret 2012 Di Saitama Super Arena Bersama JKT48
• Debut di Indonesia : 17 Desember 2011 Bersama JKT48
• Tinggi Badan: 152 cm
• Jikoushoukai : Seperti kopi yang segarkan hari-harimu..Namaku, Rica!




Kilas Balik Rica Leyona Sebelum Menjadi Idol

Sebelum terjun ke dunia hiburan dan menjalani kehidupan sebagai seorang Idol yang bergabung dalam panji JKT48, Rica adalah seorang gadis biasa yang bersahaja. Tidak terpikir dalam benaknya suatu hari akan menjadi seorang Idol yang digilai banyak fans baik di Indonesia, Jepang atau sejumlah negara lain yang terkena arus 48 sisters. Rica merupakan satu-satunya member yang telah menyelesaikan pendidikan perguruan tinggi (D1 Jurusan Perhotelan) kala bergabung dengan JKT48. Rica bahkan sempat menjajal pekerjaan sebagai seorang cofee mixer di salah satu franchise cofeshop terkemuka. Hal ini juga didukung kapabilitas dirinya yang mempunyai sertifikat cofee master. Tak heran bila gadis yang merupakan member paling senior di JKT48 dan disebut sejumlah fans memiliki wajah sangat Indonesia ini begitu menggemari kopi sampai-sampai jikoushoukai atau salam perkenalannya mengumpamakan dirinya layaknya secangkir kopi yang menyegarkan hari-hari penggemarnya. Semangat pekerja keras yang dibawanya sedari belum menjadi seorang Idol menjadi bekal istimewa yang tidak semua member memilikinya. Sifat tahan banting dan tak kenal menyerah yang didapati gadis yang membawakan lagu ceria milik band J-Rock saat audisi ini dari perjalanan hidupnya membuat ia menjadi member yang istimewa baik di mata sesama member maupun fans.


Rekam Jejak Rica Leyona Bersama JKT48

Awal Karir Yang Sulit
Rica Leyona bergabung dengan JKT48 tatkala usianya menginjak kepala dua. Usia yang dapat dikatakan cukup telat bagi seorang Idol untuk melakukan debut dan memulai perjalanan idolingnya. Bahkan di negeri sakura, usia 20an adalah masa preparasi dimana sang Idol mulai memikirkan akan bagaimana karir dan kehidupannya dibawa setelah popularitasnya di dunia Idol mulai redup seiring umur. Namun hal ini tidak berlaku bagi seorang Rica Leyona. Di usia seperi itulah gadis tangguh yang terkenal sebagai salah satu member dengan fisik paling prima ini memulai petualangannya sebagai seorang Idol. Lolos dalam audisi generasi pertama JKT48 pada penghujung 2011, Rica bersama rekan-rekannya memulai hentakan mereka dengan debut manis di acara 100% Ampuh Global TV pada 17 Desember 2011. Rica dan kawan-kawan sukses membius perhatian masyarakat kala itu dengan tampilan mereka yang tidak lazim. Jumlah member yang diatas normal menjadikan penampilan mereka unik.
Di awal terbentuknya JKT48, Rica menjadi salah satu member yang seakan luput dari pandangan fans. Tidak sedikit pula yang menganggapnya sebelah mata. Ditambah dengan posisi dance yang kerap ada di barisan belakang menjadikannya seakan semakin tertutupi. Hal ini makin diperparah dengan kemampuan dancenya yang menurut pengakuan salah satu teman seangkatannya kerap menjadi sararan kemarahan pelatih tari JKT48 kala itu. Namun sikap pantang menyerahnya menjadikannya mampu bersikap secara dewasa. Kegagalan dan kesalahan menjadikan percepatan kemampuannya menjadi-jadi. Tidak heran jika kini Rica berubah menjadi member yang paling cepat dalam melahap hafalan dance dan blocking seperti yang bisa kita simak pada Ofiicial Guide Book JKT48 yang pertama. Tidak tanggung-tanggung, gadis sunda yang phobia ulat bulu ini sanggup melahap hafalan lagu, blocking dan dance untuk 16 lagu hanya dalam tempo satu minggu. Suatu hal yang mengingatkan kita pada sosok Mariko di AKB48. Rica juga menjadi semacam supersub di sepakbola yang bisa menggantikan member di hampir semua poisisi lantaran hafalan blocking dan gerakannya yang luar biasa hebat.


Perlahan Mencuat Ke Permukaan

Kerja keras Rica mulai membuahkan hasil tatkala ia turut dibawa sebagai salah seorang anggota squad JKT48 yang turun dalam konser 3 hari berturut-turut di Saitama Super Arena Jepang. Penampilan panggung dan wajah sangat Indonesianya ternyata sukses membuat Rica mencuri perhatian fans Jepang yang sebenarnya sedari awal banyak yang tertarik pada sosoknya. Tak heran bila Rica kemudian sebagai salah satu member yang mempunyai cukup banyak fans di Jepang selain Sendy, Nabilah atau Melody. Bahkan dalam sebuah jajak pendapat di sebuah forum penggemar idol di Jepang Rica menempati posis kedua daftar member favorit fans Jepang dibawah sang Rider Idol Ghaida. Munculnya Rica sendiri dalam konser di SSA tersebut merupakan sutu kejutan mengingat tidak pernah masuknya nama sang Idol dalam jajaran squad JKT48 dalam beberaoa penampilan JKT48 sebelumnya di negeri sakura. Selepas konser tersebut, meskipun masih jarang menyodok ke posisi depan, Rica makin mempertegas eksistensinya di JKT48 dengan peningkatan pesatnya dalam hal dacing dan blocking. Rica seakan menjadi harapan utama saat ada member front yang berhalangan. Bersama Gaby, Rica kerap disebut sebagai memberp paling tahan banting.
Sifatnya yang membumi dan ramah ditambah kerja keras pantang menyerahnya membuat fansnya merasa memiliki ikatan dengan sang idol. Tatkala JKT48 mulai tampil permanen di theaternya, Rica menjadi salah satu member dengan frekuensi tampil yang tinggi dengan performance yang konstan. Rica juga kerap menjadi substitusi member lain yang berhalangan tampil. Dalam setlist theater perdana JKT48 yang bertajuk Pajama Drive, Rica dikenal luas sebagai salah satu penampil terbaik untuk unit song energic nan maskulin Kagami no Naka Jean D’Arc. Keluarnya Ochi dan Cleo dari JKT48 meninggalkan lubang pada unit song tersebut yang justru makin menegaskan kehebatan Rica dalam mensuport sang icon unit song sekaligus kapten Team J, Devi Kinal Putri. Nama Rica pun makin lekat dengan unit song ini dan terasa pas dengan karakter berpendirian tegas dan pantang menyerah yang ia miliki. Stabilitas penampilan ini makin membuat namanya diperhitungkan. Rica perlahan namun pasti menegaskan visinya sebagai seorang Idol. Usia debut yang seakan tak bersahabat mampu disulapnya menjadi kelebihan yang membuat dirinya sangat dewasa dalam menyikapi setiap peluang dan kesempatan yang ada. Komitmen yang ditunjukkannya dengan memutuskan mencurahkan 100% perhatiannya pada dunia idoling dengan melepaskan pekerjaannya di luar dunia idol sekaligus menjadikan idoling sebagai satu-satunya identitas diri baginya.

Seiring waktu, Rica dengan kerja kerasnya menunjukkan grafik penampilan yang konstan dan stabil. Pergantian setlist dari Pajama Drive ke Renai Kinshi Jourei (Aturan Anti Cinta) dan kini Dareka no Teme ni tak membuatnya terlupakan. Peran pentingnya sebagai supersub terus terlihat seraya selangkah demi selangkah merangsek ke posisi front. Kerja keras Rica ini dibalas dengan support sepenuh jiwa dari para fansnya. Dalam album perdana JKT48 bertajuk Heavy Rotation diawal 2013 yang bersi lagu-lagu yang sebelumnya sudah dipopulerkan JKT48, peran Rica memang belum begitu kentara. Namun dalam single perdana JKT48 bertajuk River yang dirilis pertengahan 2013, Rica secara mengejutkan masuk jajaran senbatsu (16 member utama) single tersebut. Prestasi ini makin mengkilap dengan penampilan ciamiknya dalam performance fenomenal JKT48 di Nippon Budokan Jepang dengan membawakan single tersebut. Performance fantastis itu tidak hanya membuka mata fans 48 sedunia akan kapabilitas dan kemampuan JKT48 secara keseluruhan, tetapi juga menjadi penegasan akan jati diri dan eksistensi seorang Idol berbakat berwajah pure Indonesia bernama Rica Leyona.

Soliditas Fans Menjadikannya Makin Istimewa

Sayang, penampilan yang ciamik dan konstan serta pencapaian hebatnya dalam single River tidak serta merta menjadikannya jagoan manajemen JKT48 dalam squad andalan pada single-single berikutnya. Nama Rica bak hilang ditelan bumi dalam 4 single berikutnya. Yuuhi wo Miteiruka, Koisuru Fortune Cookie, Manatsu no Sounds Good dan terakhir Flying Get seakan tak memberi ruang bagi neng geulis berambut panjang ini. Akan tetapi, sekali lagi karakter yang berbicara disini. Kegagalan menembus senbatsu dalam 4 single beruntun tak lantas membuatnya patah arang. Rica tetap menjaga totailitas penampilannya termasuk mempertahankan predikat supersub yang dipegangnya.


Gayung pun bersambut. Kerja keras yang sang Idol diapresiasi dengan sangat Istimewa oleh para penggemarnya. Ya, penggemar Rica membuktikan bahwa power tidak hanya masalah jumlah tapi juga masalah kesungguhan. Jumlah penggemar yang tidak luar biasa tak lantas berdampak pada dukungan yang rendah. Lihatlah betapa kekuatan soliditas fansnya sukses meroketkan nama Rica Leyona dalam sejumlah ajang pemilihan member berbasis suara fans. Militansi fans Rica sukses merobohkan dominasi jumlah yang seakan tak terkalahkan. Nama Rica sukses bersanding denan nama-nama teman se groupnya yang punya basis masa besar seperti Melody atau Nabilah. Rica sukses merebut tempat dalam voting fans untuk ajang Pajama Drive Revival Show, Senbatsu Kalender dan lain sebaganinya. Puncak soliditas fans ini adalah keberhasilan Rica merebut posisi ke tujuh dalam ajang bergengsi JKT48 Sosenkyou (Pemilihan Umum) untuk single ke 6 dengan total perolehan suara mencapai 11.732 suara. Kekuatan fansnya menghadirkan titel senbatsu kedua untuk sang idola sekaligus menunukkan bahwa sang Idol bernama Rica Leyona itu ada, tak bisa dianggap sebelah mata dan punya penggemar yang luar bias dibelakangnya. Mungkin bukan dari segi jumlah karena mengacu pada jumlah followernya di Twitter yang tergolong imut imut dari segi jumlah namun dari segi kekuatan soliditas dan kesungguhan apresiasi yang luar biasa atas usaha keras sang idola.


Serba-Serbi Rica Leyona



Rica dan Makanan / Minuman Favorit
Sebagai seseorang yang pernah sangat akrab dengan kopi, wajar rasanya bila rica begitu menyukai minuman hitam yang digemari umumnya oleh kaum adam ini. Cewek kidal yang pernah menajdi Barista di Bandung ini menyukai kopi yang tidak terlalu pekat dan pahit selain hobi melahap kornet, nasi goreng dan astor serta tidak suka strawberry yang ia sebut sebagai buah termasam sedunia.


Rica dan Penampilan
Diantara para member JKT48, mungkin Rica adalah salah satu member yang di awal kemunculannya Nampak tidak langsung “wah” terutama secara tampilan fisik luar. Tapi coba perhatikan perubahan penampilannya dari waktu ke waktu. Gadis cantik ini ternyata tidak hanya pembelajar cepat dalam bidang dance saja tapi juga dalam hal penampilan dan style. Semakin lama bila kita perhatikan photo-photonya yang tersebar di mesin pencari google, kita akan mendapati perubahan yang luar biasa. Si gadis cuek berpenampilan apa adanya itu kini sudah sangat stylist. Dalam beberapa photo Rica bahkan tampak bak salah satu member Girlband Korea SNSD yaitu Jessica. Namun daripada itu stereotype wajah khas Sunda nya yang sangat khas Indonesia menjadikan Rica tampak unik dan bersinar, inilah salah satu daya tarik Rica terutama bagi fans luar negeri.

Rica, Sendy dan Mova
Meski saat karantina awal lebih dekat dengan Shania Junianatha (Shanju), namun dalam perjalanannya Rica kemudian lebih lengket dengan dua teman sedaerahnya Mova dan Sendy. Tiga dara yang sama-sama berasal dari bandung ini kerap akrab baik di dalam maupun di luar lingkup dunia Idoling. Tidak jarang mereka memilih menghabiskan masa liburan bersama. Lulusnya Mova tak membuat ikatan persahabatan mereka bertiga tercerai berai.


Belajar Dari Rica Leyona
Seperti yang telah kita ulas sebelumnya. Rica Leyona adalah salah satu sosok inspiratif yang banyak mengajarkan hal positif bagi kita. Sebagai seorang Idola dia telah mampu membuktikan bahwa ketegaran adalah kunci dalam meraih banyak hal. Apa saja yang kita bisa petik dari gadis penyuka nomer 19 pemilik ukuran sepatu 36-37 ini?

Pantang Menyerah
Ungkapan yang dilontarkan presenter Malam Puncak JKT48 1st Sosenkyou tatkala Rica naik ke panggung untuk menerima Trophy Member Ke-7 dalam ajang bergengsi itu adalah "Rica, dialah wujud nyata untuk kalimat pantang menyerah”. Ya, pujian yang tidak berlebihan. Berkali-kali terlempar dari jajaran senbatsu dan kerap terpinggirkan dalam sejumlah tur luar negeri JKT48 tidak menjadikannya putus asa. Kokoh bagai karang ia terus berusaha dan berusaha hingga perlahan namun pasti ia mulai mengukuhkan eskistensinya. Posisi Senbatsu yang kali kedua ia genggam adalah bukti sahih pencapaian hebat bersama fansnya. Usaha Keras Memang Takkan Mengkhianati.


Pembelajar Cepat
Ya, inilah salah satu point hebat lainnya dari seorang Rica Leyona. Kemampuannya untuk belajar cepat telah mampu menempatkannya sebagai salah satu member istimewa. Koreografi 16 lagu mampu dilahap hanya dalam seminggu dan hafal blocking di hampir semua posisi dalam banyak lagu adalah fakta yang tidak bisa dinafikkan siapapun. Karakter yang memang dibutuhkan untuk menjadi seorang yang sukses dalam bidang apapun dan Rica mempunyainya.

Mukjizat Itu Nyata
Rica, kerja keras dan soliditas fansnya telah membuktikan bahwa kata-kata Mukjizat itu nyata bukan hanya sepotong lirik dari sebuah lagu rohani semata. Rica telah mengejawantahkannya dalam bukti nyata yang dapat kita lihat dengan mata kita. Betapa hal-hal yang tadinya tidak mungkin mampu ia lampaui. Ya, selama kita percaya bahwa Tuhan itu ada dengan segenap kemahakuasaanNya, maka Mukjizat itu nyata dan pasti adanya.

Rendah Hati & Tahu Berterima Kasih
Rendah hati dan membumi serta tahu berterima kasih adalah sifat lain yang bisa kita lihat dalam diri seorang Rica Leyona. Rica sadar betul bahwa kerja kerasnya diapresiasi oleh fansnya secara luar biasa. Dukungan yang besar itu dibalas sang Idol dengan totalitas sempurna. Hubungan luar biasa inilah yang sukses membuat Rica menembus dominasi para member front dalam JKT48 1st Sosenkyou tahun ini. Dan yakinlah ini bukanlah kejutan terakhir dari dahsyatnya keraj keras Rica dan soliditas fantastis para penggemarnya.


"selamat jalan rica leyona... Selamat atas kelulusanmu" terus berjuang walau tidak sebagai member di jkt48.


Rica Leyona (member JKT48 Team J) memutuskan untuk mengundurkan diri dari JKT48. Seperti yang ditulis di website official JKT48.com, member tertua di grup ini memilih untuk tidak melanjutkan aktivitasnya di JKT48 karena faktor kesehatan.

Pada show theater Dareka No Tameni semalam (5/12), merupakan penamilan terakhirnya bersama JKT48. Usai Event Handshake "Kokoro no Placard" yang digelar di Istora Senayan 7 Desember mendatang, member pecinta kopi ini tidak melanjutkan aktivitasnya lagi di JKT48.

Rica Leyona merupakan member JKT48 generasi pertama yang lolos bersama dengan Melody dkk pada 2 November 2011, dimana JKT48 baru saja terbentuk pada waktu itu. Pada perayaan 1st Anniversary JKT48 Desember 2012, ia bergabung kedalam Team J bersama member satu generasi dengannya. Di tahun 2014, ia diberi kesempatan untuk mengisi posisi (menjadi senbatsu/member terpilih) untuk Single Ke-6 JKT48 yang berjudul Gingham Check. Meskipun ia member tertua di JKT48, namun semangatnya untuk tetap bertahan di JKT48 tetap kuat.


Kita doakan saja apa yang terbaik untuk dia, dan semoga lekas sembuh. Rica Otsukare!

Kamis, 04 Desember 2014





APA ITU JKT48


JKT48 adalah grup idola asal Indonesia. Dibentuk pada tahun 2011, grup ini merupakan grup saudari AKB48 pertama yang berada di luar Jepang.  Grup ini mengadopsi konsep AKB48 yaitu "idola yang dapat anda jumpai setiap hari”. JKT48 mengadakan pertunjukan rutin hampir setiap hari di Teater JKT48, lantai 4 mal fX Sudirman, Jakarta.
Saat ini JKT48 memiliki anggota sebanyak 72 orang. Album pertama grup ini, Heavy Rotation dirilis pada 16 Februari 2013 oleh Hits Records. Singel pertama mereka, "River" dirilis pada 11 Mei 2013 (versi teater) dan 17 Mei 2013 (versi reguler).
Pembentukan JKT48 pertama kali diumumkan pada 11 September 2011 di sebuah acara AKB48 yang diadakan di Makuhari Messe di Chiba. Wawancara untuk peserta berlangsung pada akhir bulan September, dengan audisi final untuk finalis pada 8 Oktober 2011 - 9 Oktober 2011.
Dari 1.200 orang pelamar yang diwawancara, 51 pelamar lolos seleksi tahap kedua.  Audisi tahap akhir berlangsung pada 2 November 2011. Setelah disaring kembali melalui tes menari "Heavy Rotation" dan menyanyikan lagu favorit, 28 orang peserta dinyatakan diterima. Produser Yasushi Akimoto datang ke Jakarta untuk melakukan seleksi.
Generasi pertama diperkenalkan pada 2 November 2011. dan diperkenalkan di situs web resmi JKT48 pada tanggal 3 November 2011. Di antara 28 anggota, ada salah satu anggota yang berasal dari Jepang yang bernama Rena Nozawa yang tinggal di Jakarta. Produser Yasushi Akimoto mengatakan JKT48 akan menjadi jembatan persahabatan antara Indonesia dan Jepang.
Member :

TEAM J :
Kapten : Devi Kinal Putri

Ayana Shahab
Beby Chaesara Anadila
Delima Rizky
Dena Siti Rohyati
Devi Kinal Putri
Frieska Anastasia Laksani
Gabriela Margareth Warouw
Ghaida Farisya
Haruka Nakagawa
Jennifer Rachel Natasya
Jessica Vania
Jessica Veranda
Melody Nurramdhani Laksani
Nabilah Ratna Ayu Azalia
Rezky Wiranti Dhike
Rica Leyona
Sendy Ariani
Shania Junianatha
Sonia Natalia
Thalia Ivanka Elizabeth

TEAM KIII
Kapten : Shinta Naomi

Alicia Chanzia
Cindy Yuvia
Della Delila
Dwi Putri Bonita
Fakhriyani Shafariyanti
Jennifer Hanna
Lidya Maulida Djuhandar
Nadila Cindi Wantari
Natalia
Noella Sisterina
Novinta Dhini
Priscillia Sari Dewi
Ratu Vienny Fitrilya
Rina Chikano
Riskha Fairunissa
Rona Anggreani
Saktia Oktapyani
Shinta Naomi
Sinka Juliani
Thalia
Viviyona Apriani

TRAINEE :
Alycia Ferryana
Amanda Dwi Arista
Andela Yuwono
Anggie Putri Kurniasari
Aninditha Rahma Cahyadi
Ayu Safira Oktaviani
Chikita Ravenska Mamesah
Elaine Hartanto
Farina Yogi Devani
Feni Fitriyanti
Fransisca Saraswati Puspa Dewi
Indah Permata Sari
Maria Genoveva Natalia Desy Purnamasari Gunawan
Martha Graciela
Michelle Christo Kusnadi
Nadhifa Salsabila
Ni Made Ayu Vania Aurellia
Nina Hamidah
Putri Farin Kartika
Rizka Khalila
Shani Indira Natio
Shania Gracia
Sofia Meifaliani
Stephanie Pricilla Indarto Putri
Syahfira Angela Nurhaliza
Triarona Kusuma
Yansen Indiani
Zebi Magnolia Fawwaz