Rica leyona
unbreakable spirit
Rica Leyona atau yang lebih dikenal sebagai Rica JKT48
merupakan salah seorang member Idol Group nomor satu Indonesia, JKT48. JKT48
sendiri merupakan Idol Group Indonesia yang berangotakan puluhan gadis berbakat
yang berdiri sejak akhir 2011. Rica lolos menjadi bagian dari Idol Group
dibawah asuhan Yasushi Akimoto ini sebagai anggota generasi pertama JKT48 yang
kemudian menjadi cikal bakal dari Team J. Gadis cantik penggemar spongebob yang
gemar makan nasi goreng ini lolos dalam audisi final yang dinilai langsung oleh
sang total produser sendiri. Dalam audisi final tersebut, Rica yang merupakan
sulung dari tiga bersaudara itu mengenakan nomer audisi 38. Bersama JKT48, Rica
tidak hanya bernyanyi dan tampil di televisi, tetapi juga terlibat dalam
sejumlah kegiatan lain seperti variety show, handshake event, tour concert dn
lain sebagainya. Rica bersama JKT48 juga tampil secara reguler dalam
pertunjukan theater JKT48 yang digelar hampir setiap hari di theater ekslusif
mereka di Floor4 FX Mall Jakarta.
BIODATA RICA LEYONA
• Nama Lengkap : Rica Leyona (リカ・レヨナ)
• Nama Panggilan / Julukan : Rica, Ryo, Rica-chin
• Tanggal Lahir : 19 Agustus 1991
• Generasi : Generasi Ke 1 JKT48
• Team : Team J
• Debut di Jepang : 23 Maret 2012 Di Saitama Super Arena
Bersama JKT48
• Debut di Indonesia : 17 Desember 2011 Bersama JKT48
• Tinggi Badan: 152 cm
• Jikoushoukai : Seperti kopi yang segarkan
hari-harimu..Namaku, Rica!
Kilas Balik Rica
Leyona Sebelum Menjadi Idol
Sebelum terjun ke dunia hiburan dan menjalani kehidupan
sebagai seorang Idol yang bergabung dalam panji JKT48, Rica adalah seorang
gadis biasa yang bersahaja. Tidak terpikir dalam benaknya suatu hari akan
menjadi seorang Idol yang digilai banyak fans baik di Indonesia, Jepang atau
sejumlah negara lain yang terkena arus 48 sisters. Rica merupakan satu-satunya
member yang telah menyelesaikan pendidikan perguruan tinggi (D1 Jurusan
Perhotelan) kala bergabung dengan JKT48. Rica bahkan sempat menjajal pekerjaan
sebagai seorang cofee mixer di salah satu franchise cofeshop terkemuka. Hal ini
juga didukung kapabilitas dirinya yang mempunyai sertifikat cofee master. Tak
heran bila gadis yang merupakan member paling senior di JKT48 dan disebut
sejumlah fans memiliki wajah sangat Indonesia ini begitu menggemari kopi
sampai-sampai jikoushoukai atau salam perkenalannya mengumpamakan dirinya
layaknya secangkir kopi yang menyegarkan hari-hari penggemarnya. Semangat
pekerja keras yang dibawanya sedari belum menjadi seorang Idol menjadi bekal
istimewa yang tidak semua member memilikinya. Sifat tahan banting dan tak kenal
menyerah yang didapati gadis yang membawakan lagu ceria milik band J-Rock saat
audisi ini dari perjalanan hidupnya membuat ia menjadi member yang istimewa
baik di mata sesama member maupun fans.
Rekam Jejak Rica
Leyona Bersama JKT48
Awal Karir Yang Sulit
Rica Leyona bergabung dengan JKT48 tatkala usianya menginjak
kepala dua. Usia yang dapat dikatakan cukup telat bagi seorang Idol untuk
melakukan debut dan memulai perjalanan idolingnya. Bahkan di negeri sakura,
usia 20an adalah masa preparasi dimana sang Idol mulai memikirkan akan
bagaimana karir dan kehidupannya dibawa setelah popularitasnya di dunia Idol
mulai redup seiring umur. Namun hal ini tidak berlaku bagi seorang Rica Leyona.
Di usia seperi itulah gadis tangguh yang terkenal sebagai salah satu member
dengan fisik paling prima ini memulai petualangannya sebagai seorang Idol.
Lolos dalam audisi generasi pertama JKT48 pada penghujung 2011, Rica bersama
rekan-rekannya memulai hentakan mereka dengan debut manis di acara 100% Ampuh
Global TV pada 17 Desember 2011. Rica dan kawan-kawan sukses membius perhatian
masyarakat kala itu dengan tampilan mereka yang tidak lazim. Jumlah member yang
diatas normal menjadikan penampilan mereka unik.
Di awal terbentuknya JKT48, Rica menjadi salah satu member
yang seakan luput dari pandangan fans. Tidak sedikit pula yang menganggapnya
sebelah mata. Ditambah dengan posisi dance yang kerap ada di barisan belakang
menjadikannya seakan semakin tertutupi. Hal ini makin diperparah dengan
kemampuan dancenya yang menurut pengakuan salah satu teman seangkatannya kerap
menjadi sararan kemarahan pelatih tari JKT48 kala itu. Namun sikap pantang
menyerahnya menjadikannya mampu bersikap secara dewasa. Kegagalan dan kesalahan
menjadikan percepatan kemampuannya menjadi-jadi. Tidak heran jika kini Rica
berubah menjadi member yang paling cepat dalam melahap hafalan dance dan
blocking seperti yang bisa kita simak pada Ofiicial Guide Book JKT48 yang
pertama. Tidak tanggung-tanggung, gadis sunda yang phobia ulat bulu ini sanggup
melahap hafalan lagu, blocking dan dance untuk 16 lagu hanya dalam tempo satu
minggu. Suatu hal yang mengingatkan kita pada sosok Mariko di AKB48. Rica juga
menjadi semacam supersub di sepakbola yang bisa menggantikan member di hampir
semua poisisi lantaran hafalan blocking dan gerakannya yang luar biasa hebat.
Perlahan Mencuat Ke
Permukaan
Kerja keras Rica mulai membuahkan hasil tatkala ia turut
dibawa sebagai salah seorang anggota squad JKT48 yang turun dalam konser 3 hari
berturut-turut di Saitama Super Arena Jepang. Penampilan panggung dan wajah
sangat Indonesianya ternyata sukses membuat Rica mencuri perhatian fans Jepang
yang sebenarnya sedari awal banyak yang tertarik pada sosoknya. Tak heran bila
Rica kemudian sebagai salah satu member yang mempunyai cukup banyak fans di
Jepang selain Sendy, Nabilah atau Melody. Bahkan dalam sebuah jajak pendapat di
sebuah forum penggemar idol di Jepang Rica menempati posis kedua daftar member
favorit fans Jepang dibawah sang Rider Idol Ghaida. Munculnya Rica sendiri
dalam konser di SSA tersebut merupakan sutu kejutan mengingat tidak pernah
masuknya nama sang Idol dalam jajaran squad JKT48 dalam beberaoa penampilan
JKT48 sebelumnya di negeri sakura. Selepas konser tersebut, meskipun masih
jarang menyodok ke posisi depan, Rica makin mempertegas eksistensinya di JKT48
dengan peningkatan pesatnya dalam hal dacing dan blocking. Rica seakan menjadi
harapan utama saat ada member front yang berhalangan. Bersama Gaby, Rica kerap
disebut sebagai memberp paling tahan banting.
Sifatnya yang membumi dan ramah ditambah kerja keras pantang
menyerahnya membuat fansnya merasa memiliki ikatan dengan sang idol. Tatkala
JKT48 mulai tampil permanen di theaternya, Rica menjadi salah satu member
dengan frekuensi tampil yang tinggi dengan performance yang konstan. Rica juga
kerap menjadi substitusi member lain yang berhalangan tampil. Dalam setlist
theater perdana JKT48 yang bertajuk Pajama Drive, Rica dikenal luas sebagai
salah satu penampil terbaik untuk unit song energic nan maskulin Kagami no Naka
Jean D’Arc. Keluarnya Ochi dan Cleo dari JKT48 meninggalkan lubang pada unit
song tersebut yang justru makin menegaskan kehebatan Rica dalam mensuport sang
icon unit song sekaligus kapten Team J, Devi Kinal Putri. Nama Rica pun makin
lekat dengan unit song ini dan terasa pas dengan karakter berpendirian tegas
dan pantang menyerah yang ia miliki. Stabilitas penampilan ini makin membuat
namanya diperhitungkan. Rica perlahan namun pasti menegaskan visinya sebagai
seorang Idol. Usia debut yang seakan tak bersahabat mampu disulapnya menjadi
kelebihan yang membuat dirinya sangat dewasa dalam menyikapi setiap peluang dan
kesempatan yang ada. Komitmen yang ditunjukkannya dengan memutuskan mencurahkan
100% perhatiannya pada dunia idoling dengan melepaskan pekerjaannya di luar
dunia idol sekaligus menjadikan idoling sebagai satu-satunya identitas diri
baginya.
Seiring waktu, Rica dengan kerja kerasnya menunjukkan grafik
penampilan yang konstan dan stabil. Pergantian setlist dari Pajama Drive ke
Renai Kinshi Jourei (Aturan Anti Cinta) dan kini Dareka no Teme ni tak
membuatnya terlupakan. Peran pentingnya sebagai supersub terus terlihat seraya
selangkah demi selangkah merangsek ke posisi front. Kerja keras Rica ini
dibalas dengan support sepenuh jiwa dari para fansnya. Dalam album perdana
JKT48 bertajuk Heavy Rotation diawal 2013 yang bersi lagu-lagu yang sebelumnya
sudah dipopulerkan JKT48, peran Rica memang belum begitu kentara. Namun dalam
single perdana JKT48 bertajuk River yang dirilis pertengahan 2013, Rica secara
mengejutkan masuk jajaran senbatsu (16 member utama) single tersebut. Prestasi
ini makin mengkilap dengan penampilan ciamiknya dalam performance fenomenal
JKT48 di Nippon Budokan Jepang dengan membawakan single tersebut. Performance
fantastis itu tidak hanya membuka mata fans 48 sedunia akan kapabilitas dan
kemampuan JKT48 secara keseluruhan, tetapi juga menjadi penegasan akan jati
diri dan eksistensi seorang Idol berbakat berwajah pure Indonesia bernama Rica
Leyona.
Soliditas Fans
Menjadikannya Makin Istimewa
Sayang, penampilan yang ciamik dan konstan serta pencapaian
hebatnya dalam single River tidak serta merta menjadikannya jagoan manajemen
JKT48 dalam squad andalan pada single-single berikutnya. Nama Rica bak hilang
ditelan bumi dalam 4 single berikutnya. Yuuhi wo Miteiruka, Koisuru Fortune
Cookie, Manatsu no Sounds Good dan terakhir Flying Get seakan tak memberi ruang
bagi neng geulis berambut panjang ini. Akan tetapi, sekali lagi karakter yang
berbicara disini. Kegagalan menembus senbatsu dalam 4 single beruntun tak
lantas membuatnya patah arang. Rica tetap menjaga totailitas penampilannya
termasuk mempertahankan predikat supersub yang dipegangnya.
Gayung pun bersambut. Kerja keras yang sang Idol diapresiasi
dengan sangat Istimewa oleh para penggemarnya. Ya, penggemar Rica membuktikan
bahwa power tidak hanya masalah jumlah tapi juga masalah kesungguhan. Jumlah
penggemar yang tidak luar biasa tak lantas berdampak pada dukungan yang rendah.
Lihatlah betapa kekuatan soliditas fansnya sukses meroketkan nama Rica Leyona
dalam sejumlah ajang pemilihan member berbasis suara fans. Militansi fans Rica
sukses merobohkan dominasi jumlah yang seakan tak terkalahkan. Nama Rica sukses
bersanding denan nama-nama teman se groupnya yang punya basis masa besar
seperti Melody atau Nabilah. Rica sukses merebut tempat dalam voting fans untuk
ajang Pajama Drive Revival Show, Senbatsu Kalender dan lain sebaganinya. Puncak
soliditas fans ini adalah keberhasilan Rica merebut posisi ke tujuh dalam ajang
bergengsi JKT48 Sosenkyou (Pemilihan Umum) untuk single ke 6 dengan total
perolehan suara mencapai 11.732 suara. Kekuatan fansnya menghadirkan titel
senbatsu kedua untuk sang idola sekaligus menunukkan bahwa sang Idol bernama
Rica Leyona itu ada, tak bisa dianggap sebelah mata dan punya penggemar yang
luar bias dibelakangnya. Mungkin bukan dari segi jumlah karena mengacu pada
jumlah followernya di Twitter yang tergolong imut imut dari segi jumlah namun
dari segi kekuatan soliditas dan kesungguhan apresiasi yang luar biasa atas usaha
keras sang idola.
Serba-Serbi Rica
Leyona
Rica dan Makanan /
Minuman Favorit
Sebagai seseorang yang pernah sangat akrab dengan kopi,
wajar rasanya bila rica begitu menyukai minuman hitam yang digemari umumnya
oleh kaum adam ini. Cewek kidal yang pernah menajdi Barista di Bandung ini
menyukai kopi yang tidak terlalu pekat dan pahit selain hobi melahap kornet,
nasi goreng dan astor serta tidak suka strawberry yang ia sebut sebagai buah
termasam sedunia.
Rica dan Penampilan
Diantara para member JKT48, mungkin Rica adalah salah satu
member yang di awal kemunculannya Nampak tidak langsung “wah” terutama secara
tampilan fisik luar. Tapi coba perhatikan perubahan penampilannya dari waktu ke
waktu. Gadis cantik ini ternyata tidak hanya pembelajar cepat dalam bidang
dance saja tapi juga dalam hal penampilan dan style. Semakin lama bila kita
perhatikan photo-photonya yang tersebar di mesin pencari google, kita akan
mendapati perubahan yang luar biasa. Si gadis cuek berpenampilan apa adanya itu
kini sudah sangat stylist. Dalam beberapa photo Rica bahkan tampak bak salah
satu member Girlband Korea SNSD yaitu Jessica. Namun daripada itu stereotype
wajah khas Sunda nya yang sangat khas Indonesia menjadikan Rica tampak unik dan
bersinar, inilah salah satu daya tarik Rica terutama bagi fans luar negeri.
Rica, Sendy dan Mova
Meski saat karantina awal lebih dekat dengan Shania
Junianatha (Shanju), namun dalam perjalanannya Rica kemudian lebih lengket
dengan dua teman sedaerahnya Mova dan Sendy. Tiga dara yang sama-sama berasal
dari bandung ini kerap akrab baik di dalam maupun di luar lingkup dunia Idoling.
Tidak jarang mereka memilih menghabiskan masa liburan bersama. Lulusnya Mova
tak membuat ikatan persahabatan mereka bertiga tercerai berai.
Belajar Dari Rica
Leyona
Seperti yang telah kita ulas sebelumnya. Rica Leyona adalah
salah satu sosok inspiratif yang banyak mengajarkan hal positif bagi kita.
Sebagai seorang Idola dia telah mampu membuktikan bahwa ketegaran adalah kunci
dalam meraih banyak hal. Apa saja yang kita bisa petik dari gadis penyuka nomer
19 pemilik ukuran sepatu 36-37 ini?
Pantang Menyerah
Ungkapan yang dilontarkan presenter Malam Puncak JKT48 1st
Sosenkyou tatkala Rica naik ke panggung untuk menerima Trophy Member Ke-7 dalam
ajang bergengsi itu adalah "Rica, dialah wujud nyata untuk kalimat pantang
menyerah”. Ya, pujian yang tidak berlebihan. Berkali-kali terlempar dari
jajaran senbatsu dan kerap terpinggirkan dalam sejumlah tur luar negeri JKT48
tidak menjadikannya putus asa. Kokoh bagai karang ia terus berusaha dan
berusaha hingga perlahan namun pasti ia mulai mengukuhkan eskistensinya. Posisi
Senbatsu yang kali kedua ia genggam adalah bukti sahih pencapaian hebat bersama
fansnya. Usaha Keras Memang Takkan Mengkhianati.
Pembelajar Cepat
Ya, inilah salah satu point hebat lainnya dari seorang Rica
Leyona. Kemampuannya untuk belajar cepat telah mampu menempatkannya sebagai
salah satu member istimewa. Koreografi 16 lagu mampu dilahap hanya dalam
seminggu dan hafal blocking di hampir semua posisi dalam banyak lagu adalah
fakta yang tidak bisa dinafikkan siapapun. Karakter yang memang dibutuhkan
untuk menjadi seorang yang sukses dalam bidang apapun dan Rica mempunyainya.
Mukjizat Itu Nyata
Rica, kerja keras dan soliditas fansnya telah membuktikan
bahwa kata-kata Mukjizat itu nyata bukan hanya sepotong lirik dari sebuah lagu
rohani semata. Rica telah mengejawantahkannya dalam bukti nyata yang dapat kita
lihat dengan mata kita. Betapa hal-hal yang tadinya tidak mungkin mampu ia
lampaui. Ya, selama kita percaya bahwa Tuhan itu ada dengan segenap
kemahakuasaanNya, maka Mukjizat itu nyata dan pasti adanya.
Rendah Hati &
Tahu Berterima Kasih
Rendah hati dan membumi serta tahu berterima kasih adalah
sifat lain yang bisa kita lihat dalam diri seorang Rica Leyona. Rica sadar
betul bahwa kerja kerasnya diapresiasi oleh fansnya secara luar biasa. Dukungan
yang besar itu dibalas sang Idol dengan totalitas sempurna. Hubungan luar biasa
inilah yang sukses membuat Rica menembus dominasi para member front dalam JKT48
1st Sosenkyou tahun ini. Dan yakinlah ini bukanlah kejutan terakhir dari
dahsyatnya keraj keras Rica dan soliditas fantastis para penggemarnya.
"selamat jalan rica leyona... Selamat atas kelulusanmu"
terus berjuang walau tidak sebagai member di jkt48.

